Lunturnya rasa gotong royong
dan nasionalisme menjadi tugas penting bagi Ormas Musayawarah
Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Sukabumi. Rasa gotong royong dan
keluargaaan sendiri merupakan asas Nasionalisme yang tidak bisa
dihilangkan. Ormas MKGR harus memiliki warna dan kadernya mempunyai
identitas diri dan menjadikan MKGR sebagai pusat inspirasi. Hal inilah
yang akan dilakukan kedepan oleh MKGR Kota Sukabumi. “Jangan sampai
organisasi ini hanya menjadi tempat ngobrol-ngobrol dan pengumpulan
massasaja. Apalagi sampai berbuat anarkis. Jaga citra positif MKGR di
masyarakat, karena kadernya merupakan orang-orang pilihan,” kata Ketua
DPP MKGR, Priyo Budi Santoso, kemarin
Ia berharap MKGR akan memberikan sebuah corak identitas bangsa di Kota Sukabumi ini, meningkatkan sistem kaderisasi untuk mengembakan organisasi. “MKGR Kota Sukabumi harus memberikan sumbangsih nyata bahwa tahun 2012 adalah tahun karya kekaryaan. Tiada hari tanpa karya,” harap Priyo.
Sementara itu Ketua DPC Ormas MKGR Kota
Sukabumi Sanusi Hardja Diredja mengatakan, Ormas MKGR di Kota Sukabumi
yang sempat mati selama tiga tahun akan membuat sebuah terobosan dengan
membangun Kota Sukabumi dalam kebersamaan dan gotong royong. “Kami
betekad akan membangun Kota Sukabumi dengan mengedepankan musyawarah dan
kebersamaan. MKGR merupakan Ormas sehingga saipapun bisa berkiprah baik
PNS maupun TNI dan Polri,” jelas Sanusi.
Dengan dilantiknya 48 kepengurusan DPC
Ormas MKGR Kota Sukabumi jangan hanya dijadikan seremoni. Sanusi
mengajak kepada seluruh jajarannya untuk terus mengibarkan asas MKGR
yakni Panca Moral, gotong royong dan kebersamaan. “Kepengurusan ini
jangan hanya gebyar saja, kita bangun kesuksesan MKGR dengan mulai diri
sendiri dalam membangun kebersamaan,” pungakasnya.(fkr)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=11785
0 komentar:
Posting Komentar