Minggu, 16 Desember 2012

Dani Ramdhan Peduli: Soekaboemi Tempo Doeloe

Dani Ramdhan Peduli: Soekaboemi Tempo Doeloe: https://www.facebook.com/video/video.php?v=1326924752343

Read more »

Dani Ramdhan Peduli: Prabu Munding Wangi

Dani Ramdhan Peduli: Prabu Munding Wangi: Carita ti Limbangan Ku : Aan Merdeka Permana Prabu Munding Wangi Raja Pamungkas Galih Pakuan KARAJAAN Galih Pakuan anu perenahna di weweng...

Read more »

Sabtu, 15 Desember 2012

Dani Ramdhan Peduli: Salakanagara, Karajaan Munggaran di Nusantara

Dani Ramdhan Peduli: Salakanagara, Karajaan Munggaran di Nusantara: Meh saabad kaliwat, urang Sunda pareumeun obor, poek meredong. Teu timu ka tuturus, teu wawuh ka karuhun, teu apal ka asal. Pugag mapay ra...

Read more »

Dani Ramdhan Peduli: Beda Bakso Daging Sapi dan Bakso Daging Babi

Dani Ramdhan Peduli: Beda Bakso Daging Sapi dan Bakso Daging Babi: Mahalnya daging sapi memicu para penjual bakso mencampur bahan baku pembuat bakso sapi dengan daging babi. Karena harga daging babi lebih ...

Read more »

Minggu, 09 Desember 2012

Polemik Pernikahan Siri Dan Perlindungan Hukum Bagi Perempuan?

Dani Ramdhan Peduli: Polemik Pernikahan Siri Dan Perlindungan Hukum Bag...: Akhir-akhir ini pemberitaan mengenai Bupati Garut menjadi headline dalam beberapa media massa, bukan karena prestasinya dalam membangun ...

Read more »

Inilah Resiko jadi Guru-guru, KS, Pengawas kritis

Dani Ramdhan Peduli: Inilah Resiko jadi Guru-guru, KS, Pengawas kritis: Guru-guru, KS, Pengawas tidak sedikit yang "didzolimi, dan dibenci" oleh oknum/sindikat pendidikan. Mereka yang didzolimi/dibenci tersebut...

Read more »

Hari Anti Korupsi Sedunia

Dani Ramdhan Peduli: Hari Anti Korupsi Sedunia: Dalam rangka hari Anti Korupsi Sedunia Dosa karena korupsi harus ke 2 fihak, mohon ampunan ke Allah SWT dan Mohon maaf kepada fihak2 y...

Read more »

Minggu, 07 Oktober 2012

Melestarikan Kuliner Sunda



Melestarikan Kuliner Sunda Asli (Non-Modifikasi)
Oleh: Chairunnisa
            Ada rasa bangga saat kita melihat maraknya jajanan Sunda yang dijajakan untuk berbagai segmen di berbagai tempat, mulai dari kelas resto bintang lima hingga kelas kaki lima. Konsumennya pun beragam, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa dan manula. Salah satu kuliner tradisional Sunda yang pamornya kian meroket adalah surabi. Surabi yang semula hanya terdiri dari dua macam (surabi kinca dan surabi oncom) kini bisa didapati dalam puluhan ragam cita rasa. Kreatifitas memodifikasi penyajian surabi dengan topping yang menarik membuat nilai jualnya bertambah dan mampu menghasilkan sensasi candu di lidah para konsumen.

Read more »

Partai Gerindra seleksi Calon Walikota Sukabumi

DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Sukabumi terus melakukan penggodokan empat kandidat Bakal Calon (Balon) Walikota/Wakil Walikota Sukabumi 2013 mendatang. Penggodokan yang dilakukan partai berlambang Garuda Emas ini, sudah sampai ke tingkat DPD Gerindra Jawa Barat. Keempat kandidat yang kini digodok DPD yakni, Kepala BPJ II Sukabumi Yeyet Hudayat, Pengusaha Sukabumi Murtadho Tafrihan, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi Sanusi Hardjadireja dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman.
“Proses penjaringan kandidat sudah masuk tahap wawancara di tingkat DPD Provinsi Jawa Barat. Tinggal menunggu hasilnya,” ujar Tim Verifikasi Partai Gerindra Kota Sukabumi, Dadun Kohawangsa kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Read more »

Sabtu, 29 September 2012

Janji Bekukan Sekolah Terlibat Tawuran


CITAMIANG – Permasalahan tawuran antar pelajar di Kota Sukabumi yang tak selesai-selesai, membuat berang Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Ayep Suprihatna. Ia pun mengancam, kalau sekolah yang anak didiknya terus terlibat tawuran akan dibekukan. “Kalau memang sekolah tetap keterlaluan dan siswanya terus terlibat tawuran, bukan hal yang tak mungkin untuk dibekukan,” tegas Ayep kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Read more »

Kamis, 27 September 2012

Diduga Kelelahan Lembur, Buruh Wanita Meninggal


SUKABUMI–Diduga kelelahan saat lembur, Erna Destari (27) meninggal dunia. Kematian buruh pabrik PT Gunung Salak ini memantik solidaritas ratusan buruh dari Koalisi Buruh Sukabumi (KBS). Kemarin, mereka mendatangi PT Gunung Salak yang terletak di Desa Babakanpari Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Read more »

Boyan Kandidat Internal PBB


SUKABUMI – Meski dua bakal calon Walikota/Wakil Walikota 2013 yakni Yeyet Hudayat dan Sanusi Harjadiredja (Uci) mengikuti penjaringan di DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sukabumi. Namun, partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini sempat akan menggadang-gadang kader internal partai Yan Hasanudin Malik atau Boyan untuk menjadi kandidat internal calonWalikota/Wakil Walikota Sukabumi 2013-2018 nanti.

Read more »

Birokrat Lebih Berpeluang


*Diusung PKS, Dampingi Fahmi
SUKABUMI – DPD PKS Kota Sukabumi saat ini harap-harap cemas menunggu rekomendasi dari DPP PKS soal siapa figur yang ‘dianjurkan’ berpasangan dengan Achmad Fahmi di Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang. Informasinya nama figur itu sudah ada di tangan DPD PKS Kota Sukabumi pekan ini.

Read more »

Jumat, 06 Juli 2012

FK RT/RW Beda Pendapat


FK RT/RW Beda Pendapat

Soal Kontrak Politik

Ecep Jaenudin
SUKABUMI – Kontrak politik belakangan ini menuai kontroversi. Ada pihak yang mendukung adanya kontrak politik yang diajukan figur yang hendak maju di Pemilukada Kota Sukabumi 2013, namun ada juga yang kontra. Jika sebelumnya Sekretaris Forum Komunikasi RT/RW, Gun Gun Gumelar menolak adanya kontrak politik karena menganggap akan menggiring Ketua RT atau RW ke politik praktis, kini Sekretaris II Forum Komunikasi RT/RW, Ecep Jaenudin, memiliki pandangan berbeda.

Read more »

Kamis, 05 Juli 2012

Kandidat Perlu Diikat Kontrak Politik


Kandidat Perlu Diikat Kontrak Politik

Dengan Warga Lebih Penting Ketimbang Parpol
BERANI BERKOMITMEN:Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami dan bersama Ketua DPD Golkar Jabar Irianto Saipudin di Gedung Juang beberapa waktu lalu. Andri merupakan salah satu figur yang berani membuat kontrak politik dengan warga.
(dok/radarsukabumi)
SUKABUMI – Jika kontrak politik yang kini mulai ‘dimainkan’ kandidat atau balon walikota menuai kecaman dari Sekretaris Forum RT/RW, pandangan lain justru dilontarkan Ketua Lawyers Club Sukabumi (LCS), AA Brata Soedirja. Menurutnya, justru kontrak politik itu penting agar seorang kandidat tidak asa mengumbar janji ke masyarakat demi kepentingan pribadi.
Menurut Brata, keberanian seorang politisi membuat kontrak politik dengan warga patut diapresiasi. Soalnya, kontrak politik itu memiliki nilai pertaruhan tinggi bagi warga dan kandidat itu sendiri. “Bahkan saya berharap seluruh kandidat membuat kontrak politik dengan warga,” ujar Brata kepada Radar Sukabumi, kemarin.
Pasalnya, kata Brata, kontrak politik merupakan bukti komitmen dan keseriusan untuk memimpin Kota Sukabumi. Untuk menghindari janji-janji manis yang diteriakan oleh bebrapa calon kepada masyarakat yang ternyata hanya janji manis guna meraup suara.
Brata bahkan menilai kontrak politik itu sebagai bagian dari proses pencerdasan masyarakat menghadapi Pemilukada 2013. Menurutnya, jika ada kontrak politik calon kepala daerah yang kemudian terpilih dalam pesta demokrasi, memiliki tanggung jawab yang tidak bisa dihindari. “Seorang walikota yang baru dipilih bisa saja mengelak atau punya banyak alasan kalau ditagih janjinya. Tapi kalau ada kontrak politik, berarti dia harus menanggung risikonya. Semuanya harus tertuang dalam kontrak politik itu,” imbuhnya.
Menurut Brata sudah waktunya masyarakat menuntut para calon jika menjadi kepala daerah namun tidak memenuhi janjinya ketika kampanye. Masyarakat akan dijamin oleh kandidat tersebut sebagaimana kontrak politik yang tertulis. “Kontrak politik kandidat dengan masyarakat bukan politik praktis, melainkan sebuah tuntutan masyarakat kepada kandidat agar bisa serius dalam memimpin,” katanya.
Kontrak politik selama ini hanya kandidat dengan partai politik, padahal paling prinsip adalah dengan masyarakat. Pihaknya mendukung dan mengarahkan agar semua kandidat membuat kontrak politik dengan masyarakat, Hal itu sama saja memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat. “Masyarakat bisa menggugat kandidat itu, jika keluar dari komitmen kontrak politik,” pungkasnya.(fkr)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=17167

Read more »

Kamis, 21 Juni 2012



SUKABUMI – Dalam rangka menggenjot popularitas dan elektabilitas kandidat Bakal Calon walikota Sukabumi 2013 mendatang terus melakukan upaya, seperti halnya Ketua DPD Partai Golkar Andri Hamami dengan membagikan vocher relawan bensin kepada ojek-ojek di Kota Sukabumi, kemarin. Andri membagikan vocher yang berisikan satu liter bensin dibagi kepada ratusan tukang ojek di Kota Sukabumi dengan langsung mendatangi lokasi.
Andri Setiawan Hamami mengatakan pembagian voucher bensin ini terinspiransi kondisi selama ini tukang ojek kurang tersentuh Pemerintah Kota Sukabumi. “Tukang ojek adalah warga Kota Sukabumi yang perlu kita rangkul, sekaligus mendengar aspirasi mereka,” katanya.
Tukang ojek merespon dan menyampaikan aspirasi mulai dari kebutuhan, fasilitas dan kemudahan yang diharapkannya.
“Tukang ojek yang ada di Kota Sukabumi ini sangat banyak, namun belum ada yang merangkul atau mengayomi,” katanya.
Menurut Koordinator Ojek Cisarua, Colen (28) dirinya sangat senang dengan diberikannya vocher ini bukti peduli terhadap tukang ojek. “Kami bahagia dapat menerima vocher ini dan bisa mengetahui Pak Andri, Ia bisa memperhatikan kami,” jelasnya.
Menurut Colen, selama ini belum ada kandidat Walikota Sukabumi dalam melakukan gebrakan pendekatan dengan tukang ojek. Makanya Ia merespon kepedulian Andri yang lebih paham keberadaan tukang ojek. “Kami pun ditanya masalah keluhan dari para tukang ojek, sehingga kami merasa terayomi,” tukasnya.
Hal senada diungkapan Koordiantor Tukang ojek Jalan Pemuda (Sigodeg) Maman Sudarman (50). Dirinya merasa senang dengan diberikannya vocher bensin, bisa meringakan beban para tukang ojek. “Tiap orang dibagi mulai dari dua vocher hingga empat vocher per orang,” pungkasnya.(fkr)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=15288

Read more »

Senin, 18 Juni 2012

Jika Mulyono tak Diusung Demokrat



DAFTAR DEMOKRAT:Mulyono saat mendaftar di DPC Demokrat beberapa waktu lalu.
SUKABUMI – Kedekatan Mulyono dengan Partai Demokrat saat ini memang belum sampai pada akad atau kepastian partai berlambang Mercy itu akan menjadi kendaraan politik Mulyono di Pemilukada 2013 mendatang. Bahkan masih terbuka kemungkinan pria yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi itu melirik partai lain.
Ketidak pastian ini disambut baik justru oleh kalangan pengurus sejumlah anak cabang PD di Kota Sukabumi. Apalagi selama ini sejumlah PAC itu memang getol memperjuangkan misi Demokrat mengusung kader internal. Bahkan belum pastinya Demokrat bakal mengusung Mulyono disambut suka cita oleh pengurus PAC Demokrat Kota Sukabumi dengan mengadakan syukuran di kediaman salah seorang kader di Kecamatan Cikole yang dihadiri puluhan pengurus PAC, simpatisan dan kader Partai Demokrat, kemarin.
“Syukuran ini sebagai bentuk dukungan kami jika benar Pak Mulyono akan berpaling bila tidak terpilih atau diusung oleh Demokrat,” kata Ketua PAC Demokrat Cikole Misbahudin didampingi Ketua PAC Gunungpuyuh Iban Suprianto, Enjang PAC Warudoyong, R. Bambang PAC Lembursitu dan Ogi.S PAC Cibeureum kepada sejumlah wartawan.
Menurut Misbah, dirinya beserta pengurus PAC Demokrat lainnya menghormati dan menghargai rencana tersebut. Bahkan dengan adanya sikap seperti itu, DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi bisa lebih fokus dalam mempersiapkan kader-kader internal yang berniat maju dalam pencalonan balon walikota dalam Pilkada mendatang. “Kami siap mendukung kader internal yang mempunyai komitmen terhadap partai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami menilai Mulyono atau figur lain tidak akan gampang masuk untuk menggunakan Golkar sebagai kendaraan politiknya di Pemilukada 2013 nanti. Soalnya, Golkar punya mekanisme sendiri dalam menentukan calon. “Saya pikir tidak semudah itu. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum Golkar menentukan figur yang akan diusung,” kata Andri.
Salah satunya, lanjut Andri adalah survei. Bagaimana pun, kata Dia, hasil survei harus jadi acuan. Dari survei itu lanjut dia akan ada analisa selanjutnya sebelum penentuan calon. “Berbagai tahapan itu mutlak dilakukan karena Golkar bertarung di pemilukada hanya untuk menang,” tegasnya.(wan)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=14836

Read more »

Minggu, 17 Juni 2012

Team Mulyono Terus Mencari Perahu Politik Pada Pilkada Kota Sukabumi 2013


.........................................

""Kondisi ini tidak membuat gentar Tim Pemenangan Mulyono. Diberitakan sebelumnya, Tim Mulyono optimisi jagoannya itu akan diusung Partai Demokrat. “Kami optimis karena memang sejauh sudah ada komunikasi dengan pengurus DPC Demokrat Kota Sukabumi dan arahnya ke sana. Termasuk ada kabar hasil survei yang katanya dilakukan internal Demokrat menyebutkan Pak Mulyono teratas dibanding figur lain. Itu yang membuat kami yakin,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Mulyono, Dani S Wiria, tadi malam.
Namun jika kelak Mulyono gagal mengendarai Demokrat, pihaknya sudah menyiapkan strategi lain. Termasuk berpaling ke partai lain. Sejauh ini, kata Dani, komunikasi politik dengan partai lain seperti PKS dan Golkar berjalan lancar. “Sebenarnya komunikasi politik dengan semua partai terus berjalan. Jadi meski saat ini cukup dekat komunikasi dengan Demokrat tapi tidak menutup kemungkinan diusung partai lain, seperti PKS atau Golkar,” jelasnya.
Dani sendiri optimis Mulyono akan mendapatkan parpol sebagai tiket maju ke Pemilukada Kota Sukabumi 2013 sebelum pencalonan nanti. Untuk itu, pihaknya terus mempertajam komunikasi politik dengan partai-partai termasuk figur yang saat ini mencuat bakal maju di pemilukada nanti. “Kalau bicara optimis, kami sangat optimis,” katanya.(dyl)"""
PKS dan Partai Golkar yang telah sama-sama mengusung calon dari internal partai, Dari Partai Golkar dengan telah berkibarnya baligo dan banner di berbagai penjuru tempat di seputaran kota sukabumi dengan memunculkan nama H.ANDRI S. HAMAMI, SH,MH sebagai bakal calon Walikota Sukabumi periode 2013-1018, begitu pula dengan PKS dengan memunculkn nama Achmad Fahmi sebagai bakal calon walikotanya, 
sepertinya keyakinan team sukses Mulyono benar2 harus diuji, mengingat figur yang diusungnya pun menginginkan posisi F1. sementara kedua kader yang dibidik mulyono tatkala tidak diterima Partai Demokrat pun sudah mempunyai pigur dari kader internal.

Read more »